• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Showing posts with label pengolahan. Show all posts
Showing posts with label pengolahan. Show all posts

Wednesday, August 1, 2018

penyajian dan pengemasan

PENYJIAN DAN PENGOLAHAN

Untuk menyajikan suatu makanan diperlukan teknik-teknik pengolahan tertentu agar dihasilkan suatu produk makanan seperti yang diharapkan yang bercitarasa baik. Adapun teknik-teknik proses pengolahan untuk menyajikan makanan khas daerah diantaranya adalah sebagai berikut.

Penyajian dan pengemasan produk pengolahan makanan yang dimodifikasi


a. Persiapan bahan yang termasuk ke dalam persiapan bahan yaitu menimbang menyiang mencuci memotong mengocok merendam dalam cairan bumbu menggiling dan memanir.
b. Teknik memasak dengan pemanasan kering teknik yang termasuk di dalamnya yaitu antara lain memanggang goreng dalam minyak menggoreng dengan wajan dangkal memasak dengan sedikit minyak.
c. Memasak dengan pemanasan basah teknik yang termasuk dalam memasak dengan pemanasan basah yaitu antara lain sebagai berikut.
  • - perebusan atau boiling memasak dengan cara pencelupan semua bahan dalam air atau kaldu mendidih yaitu pada suhu 100C sampai matang.
  • - blanching memasak dengan cara mencelupkan makanan dalam air mendidih atau minyak dalam waktu pendek atau sebentar.
  • - shimmering memasak dengan mendidihkan secara perlahan-lahan.
  • - setup atau stewing memasak makanan secara perlahan dengan sedikit air di tangan dengan air rebusan.
  • - merebus atau poaching memasak dalam cairan dengan suhu antara 71-82 C.
  • - mengukus atau streaming memasak bahan makanan dengan uap air.

Pengemasan merupakan tahapan akhir dalam proses pengolahan pangan sebelum dipasarkan pengemasan seringkali menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan suatu produk olahan di pasar kemasan yang baik tentunya harus dapat memenuhi harapan konsumen beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk dapat memenuhi harapan konsumen adalah sebagai berikut.

a. Kemasan harus dapat melindungi isi dengan baik mudah dibuka dan mudah ditutup serta mudah dibawa.
b. Bentuk dan ukuran menarik serta sesuai kebutuhan.
c. Labeling harus jelas dan komplit.
d. Bahan kemasan harus ramah lingkungan.

Pengemasan makanan juga memiliki beberapa fungsi fungsi dari kemasan yaitu sebagai berikut.a. Fungsi pertama adalah fungsi perlindungan pada aspek ini kemasan berfungsi untuk menjaga produk tetap bersih pelindung dari kotoran dan kontaminasi melindungi produk terhadap kerusakan fisik perubahan kadar air dan penyiaran.

b. Fungsi kedua adalah fungsi penanganan beberapa hal yang termasuk dalam fungsi ini antara lain kemudahan dalam membuka dan menutup mudah dalam tahap penanganan pengangkutan dan distribusi mempunyai fungsi yang baik efisien dan ekonomis aman untuk lingkungan mempunyai ukuran bentuk dan bobot yang sesuai dengan norma atau standar yang ada udah dibuang dan mudah dibentuk setelah dicetak.
c. Fungsi ketiga adalah fungsi untuk pemasaran kemasan menampakan identitas informasi daya listrik dan tampilan yang jelas sehingga dapat membantu promosi dan penjualan.

Kemasan yang menarik adalah kemasan yang terbuat dari bahan yang baik dan memenuhi syarat sebagai kemasan makanan bahan yang digunakan untuk membuat kemasan adalah bahan pilihan yang memiliki kualitas tinggi dan memenuhi syarat bahan kemasan disesuaikan dengan jenis makanan yang akan dikemas agar tidak mempengaruhi atau mengurangi kandungan gizi yang terdapat pada makanan tersebut.

a. Persyaratan kemasan.
-  kemasan harus melindungi isi baik dari pengaruh luar pengaruh dari dalam kemasan harus dapat menjaga mutu tetap sama dari data dikemas sampai batas waktu kadaluarsa dan menjaga agar aroma barang yang dikemas tidak hilang.
- kamu kemasan harus menjadi media penandaan terhadap barang yang dikemas sehingga label harus tercetak dengan jelas dan komplit.
- kemasan harus mudah dibuka dan mudah ditutup kembali serta berdesain attractive.
- kemasan harus dapat mempromosikan diri sendiri jika dipajang di etalase toko atau Swalayan.
- bahan kemasan harus ramah lingkungan dan dapat didaur ulang.

b. Bahan kemasan
Bahan dalam membuat kemasan beranekaragam antara lain sebagai berikut.
- kemasan logam
Kemasan logam atau kaleng adalah kemasan yang paling aman karena kemasan ini dapat melindungi produk dari sinar matahari uap air dan oksigen.
- kemasan gelas
Kemasan gelas sifatnya tidak bereaksi dengan bahan yang dikemas tahan terhadap produk yang bersifat asam dan basa kekurangannya mudah pecah jika terkena benturan dan beratnya yang cukup berat dibandingkan dengan bahan lainnya seperti logam atau kertas.
- kemasan plastik
Kemasan plastik sifatnya ringan relatif murah namun masih simpan relatif singkat dibandingkan dengan kaleng.
- kemasan kertas
Kemasan kertas dengan karton banyak digunakan untuk kotak karton lipat atau KKL dan kotak karton gelombang atau KKG mudah dicetak
- kemasan fleksibel
Kemasan fleksibel merupakan suatu revolusi dari teknologi pembuatan kemasan bentuknya fleksibel sesuai sifat produk yang dikandungnya.

Nah, begitulah cara Penyajian dan pengemasan produk pengolahan makanan yang dimodifikasi yang tepat dan menarik , nantikan info menarik lainnya lain kesempatan, dan jangan lupa main keliling blog kita yang sederhana ini, semoga ada manfaatnya



tahapan dan contoh pembuatan/pengolahan

 PENGOLAHAN UMBI

Hasil gambar untuk gambar hasil olahan umbi
https://www.google.co.id/search?q=gambar+hasil+olahan+umbi&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ved=2ahUKEwj71uzQ8MzcAhWGFogKHd10A1AQ7Al6BAgDEBs&biw=1366&bih=631#imgrc=oeI2v9osq0XnNM:

Pengolahan umbi-umbian sebagai makanan pokok yang dapat didampingi lauk pauk tidaklah banyak variasinya. Umumnya, umbi-umbian hanya direbus atau dikukus sebagai pengganti makanan pokok nasi, yang kemudian dilengkapi dengan lauk pauk.
Misalnya: Di Palu, Sulawesi Tengah singkong rebus sebagai pendamping Sup Kaledo (kaki lembu Donggala). Di Jawa singkong atau ubi jalar diolah menjadi gaplek dan beras tiwul sebagai pengganti nasi yang cara makannya seperti nasi rames didampingi lauk pauk.
pembuatan olahan pangan umbi singkong (ubi kayu) menjadi tiwul (makanan pokok pengganti nasi) yang pengolahannya dilakukan dengan teknologi tradisional. Tahapan pembuatan pengolahan perlu menjadi perhatian dan merupakan persyaratan agar olahan pangan yang dihasilkan baik dari segi kematangan maupun rasa. Tahapan pembuatan pengolahan secara prosedural antara lain, perencanaan (meliputi identifikasi kebutuhan dan ide gagasan); pelaksanaan/ pembuatan (meliputi persiapan, alat dan bahan dan proses pengolahan); penyajian jika untuk disantap di tempat dan kemasan jika untuk dibawa pulang dan evaluasi secara keseluruhan dari tahap awal hingga akhir. 
Untuk membuat tiwul dapat dibuat dari bahan gaplek atau tepung gaplek. Jika dari gaplek maka perlu diproses menjadi tepung gaplek terlebih dahulu.

http://lets-sekolah.blogspot.com/2016/09/pengolahan-umbi-umbian.html

tahapan dan contoh pembuatan/pengolahan

PENGOLAHAN KACANG-KACANGAN

1. Kacang Almond, Bit Swiss
Menurut ketua nutrisi di Loma Linda University, Joan Sabate Ph.D, kacang almond memiliki hampir sembilan kali lebih banyak lemak tak jenuh tunggal yang sehat, dibanding lemak jenuh berbahaya. Dengan cukupnya kandungan protein, serat, kalsium, besi dan tidak mengandung kolesterol, kacang ini juga menjadi salah satu sumber terbaik dari vitamin e yang melindungi tubuh dari resiko stroke dan kanker. Almond juga dilengkapi dengan banyak zat-zat penting dari kelompok Vitamin B Kompleks Seperti Riboflavin, Niasin, Thiamin, Asam Pantotenat, Vitamin B-6 dan Float. Vitamin-vitamin tersebut berfungsi sebagai co-faktor untuk enzim dalam proses metabolisme substrat sel.
Kacang almond yang sering ditemui dalam cokelat camilan, bisa menjadi bahan berbagai makanan dan kue. Salah satunya adalah kue basah Bit Swiss. Selain 600 gram almond, bahan lain untuk membuat makanan ini adalah 10 telur, 600 gram gula pasir, 2 sendok makan parutan kulit jeruk, 600 gram bit parut, 8 sendok makan tepung terigu, 2 sendok teh ragi instan, seperempat sendok teh garam, satu sendok makan tepung kayu manis, seperempat sendok teh cengkih bubuk, 6 sendok makan selai stroberi, empat sendok makan sari jeruk serta satu sendok teh baking powder.
Cara membuatnya, campurkan kuning telur, parutan kulit jeruk dan gula pasir, kocok hingga halus. Masukan kacang almond halus dan parutan bit serta aduk hingga rata. Tambahkan campuran tepung terigu, ragi instan, garam, kayu manis, cengkeh serta sari jeruk. Campurkan hingga merata. Selanjutnya kocok putih telur hingga kaku dan masukan ke dalam adonan terigu, aduk hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam loyang bulat yat sudah diolesi margarin dan panggang selama satu jam. Setelah itu, keluarkan dari cetakan dan olsi dengan selai. Campur bahan lapisan gula dan aduk hingga rata, hiasi bagian atas kue dengan sedikit gula halus dan potongan kacang almond. Sajikan sebagai makanan selingan.
2. Kacang Pistachio, French Macaron
Baru-baru ini, penelitian melaporkan bahwa kacang pistachio memiliki LDL tingkat tinggi penurun kolesterol oleh peneliti di Virginia Polytechnic Institute dan State Univrsity. Pistachio merupakan sumber kalium, dan kandungan lemak tak jenuhnya hampir sama dengan kacang almond. Sebutir pistachio mengandung 90 kalori dan 18 gram lemak. Sama seperti kacang pada umumnya, pistachio juga bisa diolah atau menjadi bahan pembuat berbagai masakan. Salah satu masakan yang menggunakan pistachio sebagai bahannya adalah French Macaron.
Makanan ini pada dasarnya adalah merigue-based cookies dengan macam-macam variasi filling. Macaron tebuat dari putih telur, gula dan almond bubuk. Variasi filling macaron sangat banyak, seperti cokelat, vanila, lemon, teh hijau, rapsberry, caramel, pistachio dan masih banyak lagi. Warna macaron yang menarik menjadikan kue mungil ini ikon mode baru di Paris . Hampir setiap pojok Paris ada yang menjual kuel kecil ini. Bahkan kue ini juga bisa ditemukan di Mccafe Champ Elysee.
Pistachio macarons membutuhkan adonan dasar 10 gram kacang pistachio yang digiling halus plus sedikit pewarna makanan hijau. Bahan fillingnya 90 gram pistachio, 25 gram gula, serta 20 gram whipping cream. Sebagian langkah cara membuat french macaron pstachio adalah rendam pistachio dalam air panas selama 10 menit sampai kulitnya lembut. Kupas kulit pistachio dan panggang dalam oven 150 derajat selama 10 menit. Terakhir blender semua bahan filling.
3. Kacang Kenari, Katayef
Kacang kenari menjadi kacang terunik karena kaya akan omega tiga yang bagus untuk kesehatan jantung. Selain itu, kenari juga kaya akan lemak tak jenuh ganda yang dapat melindungi tubuh dari resiko diabetes tipe 2. Dalam sebutir kacang kenari juga terkandung 190 kalori dan 18 gram lemak. Kacang kenari ternyata tidak hanya bisa dijadikan bahan untuk membuat kue, tapi juga makanan olahan lainnya.
Kacang kenari sangat pas jika dijadikan bahan pendukung makanan khas Lebanon yaitu katayef. Bagi sebagian orang, katayef mix juga kerap disebut sebagai arabian pancake. Sebuah restoran di jakarta ada yang menyajikan katayef menjadi dua jenis. Pertama katayef goreng dengan isi kacang kenari dan katayef yang adonannya menyerupai pancake serta disajikan dengan keju. Untuk katayef goreng isi kacang kenari dan adonan krim khasta, sangat lezat disantap pada saat masih panas. Katayef merupakan makanan tradisional dengan rasa manis yang sangat terkenal di seluruh negara arab. Makanan ini biasanya dibuat pada saat bulan suci ramadhan.
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat katayef adalah 6 cangkir tepung, 1 sendok the ragi, 6 cangkir susu, 3 cangkir kirm segar kushta, 3 cangkir kenari cincang, 1 cangkir gula tepung, 1 sendok makan air mawar, 2 sendok makan jeruk-bunga air, setengah cangkir selai lemon, setengah cangkir kenari utuh, 6 cangkir minyak goreng dan 3 cangkir sirup. Cara pembuatannya hampir mirip dengan pembuatan yang di Indonesia dikenal dengan sebutan kastengel.
4. Kacang Tanah, Gado-Gado
Banyak istilah atau sebutan untuk kacang yang satu ini, mulai dari kacang tanah, kacang una, suuk, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole dan masih banyak lagi. Kacang ini memang sangat akrab dengan lidah masyarakat Indonesia karena kerap menjadi camilan atau bahan untuk membuat makanan. Biji-bijian yang umumnya disebut kacang tanah ini merupakan sejenis tanaman tropika perdu setinggi 30 hingga 50 sentimeter. Penelitian menemukan bahwa kacang tanah merupakan pilihan yang baik untuk menjaga tingkat kolesterol. Kacang ini menyediakan banyak protein dibanding kacang lainnya. Kacang tanah juga mengandung 170 kalori dan 14 gram lemak.
Makanan yang menggunakan kacang tanah sebagai bahan utamanya, kebanyakan ada di Indonesia. Salah satunya gado-gado. Dari penampilannya, orang sepintas akan mengira jika bahan utama gado-gado adalah sayuran. Meski ada benarnya, namun keberadaan saus kacang yang terbuat dari kacang tanah yang dicampur berbagai bumbu, menduduki posisi penting dalam jenis makanan ini. Tanpa saus kacang tersebut, sayuran yang sudah ada tidak akan bisa menjadi sebuah gado-gado.
Makanan khas pulau Jawa ini memang terkenal dengan bumbu atau saus kacangnya. Selain sayuran yang telah direbus plus tahu, tempe dan telur, saus kacang gado-gado menjadi penentu rasa dari kolaborasi bahan makanan tadi. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat saus gado-gado adalah kacang tanah yang telah digoreng, bawang putih, cabai, merica, air jeruk nipis, garam dan gula merah. Terkadang ditambah juga santan dan kecap. Semua bahan itu biasanya ditumbuk menjadi satu hingga membentuk bumbu atau saus cair yang kental.



tahapan dan contoh pembuatan/pengolahan

TAHAPAN PENGOLAHAN SERELIA

Dalam mengolah bahan pangan bergantung pada tujuan, metode, kebutuhan dan kegunaan yang kita inginkan. Dalam mengolah bahan pangan kita perlu membiasakan dengan merencanakan/merancang proses pembuatannya, agar memiliki nilai kebermanfaatan sehingga dapat dipertanggung jawabkan baik secara ekonomi dan kebutuhan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah tahapan/proses pengolahan dalam membuat suatu olahan pangan agar dapat dihasilkan produk pengolahan yang sesuai dengan kegunaan, nyaman dalam rasa, tepat dalam pengolahan, memiliki nilai estetis dalam menyajian maupun kemasan, dan aman bagi kehidupan manusia.

Kandungan pada serealia pada umumnya atau sebagian besar adalah karbohidrat, sehingga penduduk di Indonesia mengolahnya menjadi makanan pokok. Makanan pokok penduduk Indonesia sangatlah beragam, semua tergantung kepada tradisi dan kearifan lokal pangan setempat. Oleh karenanya, terdapat beragam olahan makanan pokok dari pangan serealia dan umbi yang menjadi makanan khas daerah setempat, di seluruh nusantara Indonesia. Berikut ini diuraikan beberapa contoh olahan pangan serealia menjadi makanan pokok dan khas di daerah.

1) Beras
Di era modern ini sebagian besar keluarga kita memasak nasi dengan rice cooker. Namun dahulu atau di daerah yang belum memiliki aliran listrik atau listrik tidak selalu hidup, banyak keluarga atau masyarakat yang memasak nasi dengan cara tradisional. Sebenarnya, memasak nasi secara tradisional tidak sulit tetapi perlu waktu lebih lama dan perhatian ekstra. Berikut ini bahan dan alat yang digunakan untuk memasak nasi semi-tradisional dan modern.

a. Bahan dan Alat
Bahan yang digunakan untuk pengolahan beras adalah beras dan air. Alat-alat yang dibutuhkan untuk pengolahan beras antara laian yiatu.
  1. Baskom plastik digunakan untuk membilasi beras sebelum diolah.
  2. Centong digunakan untuk mengaduk beras saat direbus agar matang merata dan mengaduk nasi matang di atas tampah.
  3. Kipas angin untuk mendinginkan nasi saat diaduk-aduk di atas tampah.
  4. Tampah plastik digunakan untuk meletakan nasi yang masih panas.
  5. Panci untuk mengaron (membuat nasi setengah matang).
  6. Panci ubluk untuk menanak nasi,
  7. Bakul untuk tempat nasi yang sudah dingin dan siap disajikan

Proses Memasak Nasi
  1. Ambil beras sesuai kebutuhan, bilas beras menggunakan air agar merang dan dedak yang tersisa dapat terbuang. 
  2. Letakan panci pengaron di atas kompor, masukan air secukupnya, masukan beras. Agar beras yang dimasak hasilnya nasi yang enak, perbandingan beras dan air harus pas. Umumnya perbandingan antara 1:1 atau air kurang lebih 1 ruas jari di atas tinggi beras dalam panci. Namun, semua sangatlah bergantung dengan jenis beras. Kualitas beras yang kurang baik biasanya membutuhkan air banyak, bisa sampai 1:2.
  3. Tunggu sampai air mendidih, sesekali perlu diaduk agar nasi tidak menempel pada panci dan supaya matang merata.
  4. Setelah air berkurang dan beras sudah setengah matang angkat panci dari kompor dan diamkan beberapa saat.
  5. Letakan panci ubluk di atas kompor dan masukan air secukupnya. Air jangan sampai menyentuh sarangan panci agar ketika air mendidih tidak mengenai nasi yang sedang dimasak. Biarkan air sampai mendidih terlebih dahulu.
  6. Ketika air dalam panci sudah mendidih masukan nasi setengah matang ke dalam panci ubluk, ratakan nasi supaya mendapatkan panas yang sama. Tutup panci supaya uap air tidak keluar kemana-mana.
  7. Sambil menunggu nasi masak, sesekali nasi perlu diaduk supaya nasi matang dengan merata.
  8. Setelah nasi masak angkat dari kompor taruh dalam tampah plastik kemudian diaduk dan dikipasi meggunakan kipas angin agar cepat dingin.
  9. Setelah dingin angkat nasi dan masukan ke dalam bakul nasi dan siap untuk disajikan.

b. Proses Menanak Nasi Menggunakan Rice Cooker
  1. Ambil beras sesuai dengan kebutuhkan anda, kemudian bilas hingga dirasa bersih
  2. Tiriskan beras hingga setengah kering, kemudian masukkan kedalam pancai rice cooker
  3. Setelah beras masuk tambahkan air hingga batas yang dianjurkan oleh rice cooker (tiap merk ada petunjuknya). Atau ukurlah air setinggi kira-kira 2 cm di atas permukaan beras.
  4. Nyalakan rice cooker pada posisi “cook” dan tunggu hingga tuas naik pada posisi warm.
  5. Setelah beberapa saat akan secara otomatis rice cooker berpindah ke "warm", itu menandakan nasi  sudah matang.
  6. Nasi yang pulen sudah siap untuk dihidangkan

c. Produk Olahan Pangan dari Beras
Produk olahan beras biasanya diolah menjadi makanan nasi putih, baik itu dengan cara diaron lalu dikukus ataupun dimasak dengan rice cooker. Namun dibeberapa daerah di Indonesia beras dibuat menjadi berbagai macam produk makanan nasi yang berbeda. Nasi tidak hanya sebagai hidangan biasa yang diletakkan di meja makan dengan ditemani lauk pauk dan sayuran. 

Olahan nasi seperti nasi uduk makanan khas Betawi, nasi goreng maupun nasi kuning khas Manado dibungkus daun woka (sejenis daun lontar) dan lainnya, biasanya dibuat untuk makan pagi. Kreativitas masyarakat Indonesia untuk kuliner olahan dari nasi sebagai makanan pokok patut mendapat acungan jempol sebagai apresiasi. Kuliner Indonesia kaya akan makanan khas olahan dari nasi dan umumnya dimakan di waktu pagi hari. 
aneka olahan serealia
2) Jagung
Nasi jagung adalah makanan pokok khas penduduk Madura. Nasi jagung sama halnya dengan nasi putih biasa dimakan dengan lauk-pauk lainnya. Sajian nasi jagung biasanya ditemani lauk ikan asin dan rempeyek teri dengan urap, sayuran terong, sayur lodeh, dan lain-lain.

Proses pengolahan pangan nasi jagung tidak jauh berbeda dengan memasak nasi putih biasa. Alat yang digunakan sama dengan alat untuk memasak nasi, tetapi bahannya berbeda yaitu beras jagung, beras dan air. Proses pengolahan beras jagung pun sama dengan cara menanak nasi.

Produk Olahan Jagung
Produk olahan jagung khas budaya kuliner Indonesia lainnya yaitu Jagung Bose berasal dari NTT dan Binthe Biluhuta (Milu/Jagung Siram) dari Gorontalo. Bagi masyarakat NTT dan Gorontalo, jagung amat disukai, karena kandungan karbohidratnya yang tinggi konon lebih lama dapat menahan lapar.
  • Mengolah jagung menjadi Jagung Bose antara lai jagung utuh dipipil, kemudian ditumbuk dengan menggunakan lesung dan alu. Jagung ditumbuk hingga kulit ari terpisah dari biji jagung. Biji jagung yang sudah tanpa kulit ari dimasak dengan dicampur dengan kacang-kacangan, sayur-sayuran dan air kaldu hingga membentuk kaldu air yang mengental seperti bubur. Jagung Bose disajikan dengan lauk dan sayuran, layaknya makan nasi biasa.
  • Milu siram berbahan dasar jagung yang dipipil direbus dengan air dan garam secukupnya, dengan diberi suwiran ikan Cakalang, parutan kelapa kukus, daun kemangi, daun bawang, bawang goreng dan jeruk nipis.. Ditemani sambal sebagai penyedap.

http://www.mikirbae.com/2015/06/tahapan-pengolahan-serealia.html

teknik pengolahan makanan panas kering (dry heat)


Teknik cara pengolahan pangan panas kering (dry heat cooking)

Teknik pengolahan pangan panas kering (dry heat cooking) adalah mengolah makanan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya. Yang termasuk teknik pengolahan pangan panas kering, sebagai berikut :

1.      Teknik menggoreng dengan minyak  banyak (deep frying)

Pengertian dari deep frying adalah memasak bahan makanan dengan menggunakan minyak/ lemak yang banyak hingga bahan makanan benar-benar terendam sehingga memperoleh hasil yang kering (crispy). Teknik ini dapat digunakan untuk berbagai bahan makanan termasuk buah, sayuran, daging, dan ungags serta ikan.

Bahan makanan yang dalam keadaan beku dapat langsung dimasak dengan metode ini. Pada metode kering ini, karena dipanaskan dalam suhu tinggi, akan terjadi perubahan tekstur, warna, dan rasanya. Pada proses pengolahan dengan metode deep frying ini beberapa karena mengandung lemak. Proses deep frying juga biasanya lebih sedikit kehilangan kandungan vitamin yang larut dalam air karena dalam proses ini tidak terdapat air yang melarutkan. Sebagai contoh keripik kentang lebih banyak mengandung vitamin C dibandingkan kentang rebus.

2.      Teknik menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying)

Teknik menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying) adalah mengolah bahan makanan atau proses menggoreng yang dilakukan dengan cepat dalam minyak goring yang sedikit pada wajan datar. Dalam shallow frying bahan makanan biasanya hanya satu kali dibalik.

Pada shallow frying padas didapatkan dari pemanasan minyak atau lemak. Dengan teknik ini bahan makanan tidak akan menjadi terlalu matang, asam amino yang terdapat pada makanan akan tidak hilang, meskipun protein akan menyusut, dan juga akan kehilangan beberapa jenis vitamin B.

3.      Teknik menumis (sautéing)

Teknik menumis (sautéing) adalah teknik memasak dengan menggunakan sedikit minyak olahan dan bahan makanan yang telah diiiris tipis atau dipotong kecil yang dilakukan dalam waktu sebentar dan cepat, diaduk-aduk, serta ditambah sedikit cairan sehingga sedikit berkuah/ basah. Biasanya cairan yang ditambahkan adalah saus, cream, dan sejenisnya yang dimasukkan pada saat terakhir proses pemasakan. Sebelum menumis hendaknya potongan/irisan bahan makanan dipersiapkan terlebih dahulu. Panaskan wajan terlebih dahulu, kemudian isi minyak goring sedikit dan dipanaskan. Gunakan wajan yang besar agar potongan bahan makanan saat dimasukkan tidak penuh sesak sehingga memudahkan saat melakukan menumis dan dapat matang secara merata. Agar lebih sehat, hindari penggunaan lemak jenuh. Gunakan minyak zaitun atau minyak kanola yang mengandung minyak sehat dan membantu menurunkan kadar kolesterol berbahaya.

4.      Teknik memanggang (baking)

Memanggang (baking) adalah pengolahan bahan makanan menggunakan oven dengan panas dari segala arah tanpa menggunakan minyak ataupun air. Cara memanggang memiliki beberapa metode, diantaranya seperti berikut :

a.      Memanggang kering

Ketika memanggang dengan oven, bahan makanan akan mengeluarkan uap air. Uap air ini akan membantu proses pemasakan bahan makanan. Teknik ini biasanya digunakan untuk produk pastry dan roti. Selain itu, digunakan untuk memasak daging dan ikan.

b.       Memanggang dalam oven menambah kelembaban

Ketika memanggang bahan makanan, masukkan wadah berisi air yang akan mengeluarkan uap air yang masuk ke dalam oven. Tujuannya agar kandungan air dalam bahan makanan bertambah dan untuk menambah kualitas makanan. Penerapan teknik dasar baking dapat dilakukan pada berbagai bahan makanan, diantaranya kentang, roti, sponge, cake, biscuit, ikan, sayuran.

c.       Memanggang dalam oven dengan menggunakan dua wadah

Wadah pertama berisi bahan makanan, dan wadah kedua diberi air. Wadah pertama dimasukkan kedalam wadah kedua sehingga panas yang sampai kebahan makanan akan lebih lambat. Dengan demikian tidak akan mengakibatkan panas yang berlebih dan dapat mengurangi kemungkinan makanan terlalu matang. Contoh saja pudding caramel.

5.      Teknik membakar (grilling)

Grilling adalah teknik mengolah makanan di atas lempengan besi panas (girdle) atau diatas panci dadar (Teflon) yang diletakkan diatas perapian langsung. Suhu dibutuhkan untuk grilling sekitar 220C. grill juga dapat dilakukan diatas bara langsung dengan jeruji panggang atau alat bantu lainnya. Dalam teknik ini, perlu diberikan sedikit minyak baik pada bahan makanan yang akan diolah maupun pada alat yang digunakan. Jeruji ini berfungsi sebagai penahan bahan makanan yang sedang dimasak/dipanggang. Selain itu, fungsi lainnya juga untuk membuat bagian yang matang dan gosong berbentuk jeruji pula. Kegosongan inilah yang menjadi ciri khas dan yang menunjukkan bahwa makanan tersebut adalah di-grilled.


Teknik mengolah dengan menghaluskan

Membuat bahan pangan menjadi halus dengan bantuan alat blender, parutan, maupun dengan cara diulek.

Teknik mengolah dengan mencampur

Menjadikan bahan pangan menjadi tercampur rata.

Teknik mengolah dengan menyaring/memeras

Membuat bahan makanan menjadi halus dengan alat penyaring, baik dari saringan kawat atau kain panyaring, supaya diperoleh cairan yang jernih.

Teknik mengolah denga cara tidak dimasak

Bahan pangan yang ada dapat dimakan mentah (raw food). Umumnya buah dan sayuran dimakan tanpa dimasak. Penganut pola makan ini mengklaim bahwa cara ini yang paling sehat karena kandungan vitamin, mineral, serat,  dan enzim dalam sayuran dan buah tidak akan hilang.


Berbagai teknik diatas hanya sebagian teknik pengolahan pangan, pada umumnya pengolahan bahan makanan banyak caranya seperti teknik mengasap, mengetim, dan menyangrai. Perbedaan-perbedaan teknik/cara/metode pengolahan pangan yang ada di nusantara maupun di seluruh dunia mencerminkan faktor-faktor sosial, ekonomi, agama, agrikultur, dan estetika yang mempengaruhinya





Tuesday, July 31, 2018

teknik pengolahan makanan panas basah (moist heat)


TEKNIK PENGOLAHAN MAKANAN PANAS BASAH (MOIST HEAT)

Image result for gambar pengolahan makanan panas basah

https://www.google.co.id/search?q=gambar+pengolahan+makanan+panas+basah&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ved=2ahUKEwi0kezf78jcAhWNZt4KHTWFDOEQsAR6BAgFEAE&biw=1366&bih=631#imgrc=R8pFhZ_i_4JjL

 Teknik ini merupakan suatu pengolahan bahan makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya. Berikut ini yang termasuk teknik pengolahan pangan panas basah.
a. Teknik Merebus (Boiling)
    Suatu cara mengolah bahan makanan dalam cairan yang sudah mendidih. Cairan yang digunakan di antaranya berupa air, kaldu, dan susu.
b. Teknik Merebus Menutup Bahan Pangan (Poaching)
    Cara memasak bahan makanan dalam bahan cair sebatas menutupi bahan makanan yang direbus dengan api kecil di bawah (titik didih 92º - 96º C). Bahan makanan yang digunakan biasanya berupa bahan pangan yang lunak atau lembut dan tidak memerlukan waktu lama dalam memasaknya seperti buah-buahan, sayuran, telur, dan ikan.
c. Teknik Merebus dengan Sedikit Cairan (Braising)
    Teknik merebus bahan makanan dengan sedikit cairan, (kira-kira setengah dari bahan yang akan direbus) dalam panci tertutup dengan api dikecilkan secara perlahan-lahan. Cara ini sama untuk menyetup bahan makanan agar aroma yang keluar menyatu dengan cairan bahan makanan dan menjadi lebih lunak.
d. Teknik Menyetup/Menggulai (Stewing)
    Mengolah bahan makanan dengan cara menumis bumbu lebih dahulu, dan dilanjutkan dengan merebusnya dengan sedikit cairan dengan api sedang. Penggunaan api sedang dan dalam waktu yang sedikit lama dimaksudkan agar aroma dari bahan masakan keluar dengan sempurna.
e. Teknik Mengukus (Steaming)
    Teknik memasak bahan makanan dengan uap air mendidih. Sebelum mengukus bahan makanan alat pengukus yang sudah berisi air harus dipanaskan terlebih dahulu hingga mendidih dan mengeluarkan uap, baru masukkan bahan makanan pada alat pengukus. Efek dari teknik ini ialah menjadikan makanan lebih lunak dan lembut, serta nilai gizi bahan makanan tidak banyak yang hilang karena tidak bersentuhan langsung dengan air.
f. Teknik Mendidih (Simmering)
    Teknik memasak bahan makanan dengan saus atau bahan cair lainnya yang dididihkan dahulu, baru api dikecilkan di bawah titik didih dan direbus lama hingga muncul gelembung–gelembung kecil pada permukaannya. Teknik ini biasanya digunakan untuk membuat kaldu yang mengeluarkan ekstrak dari daging yang direbus.
g. Teknik Mengetim
    Teknik memasak bahan makanan dengan menggunakan dua buah panci yang berbeda ukuran di mana salah satu panci lebih kecil.


Sunday, July 29, 2018

jenis dan manfaat umbi


JENIS DAN MANFAAT UMBI

1. Ubi Jalar
Related image
https://www.google.co.id/search?q=gambar+ubi+jalar&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=kAkvLHoygclF3M%253A%252CoUdrj1CsPwekYM%252C_&usg=___gkDrSozzmabjT5CORgwsuBVSyQ%3D&sa=X&ved=2ahUKEwj3lsr_jMTcAhUNfCsKHYbBDjUQ9QEwAHoECAYQBA#imgdii=kCJhUxC3Uo2ySM:&imgrc=cL-jaJy25z6pXM:

Terdapat tiga jenis ubi jalar yang populer dibudidayakan di Indonesia yaitu ubi jalar berwarna putih kecoklatan, merah dan ungu. Ketiga jenis ubi jalar tersebut memiliki varietas unggul dengan produktivitas tinggi. Beberapa varietas ubi jalar yang populer antara lain cilembu, ibaraki, lampeneng, georgia, borobudur, prambanan, mendut, dan kalasan. Bagian yang dimanfaatkan dari ubi jalar adalah akarnya yang membentuk umbi.

Ubi jalar merupakan salah satu bahan makanan yang sangat sehat dan sangat baik. Hal ini karena ubi jalar memiliki kandungan gizi karbohidrat kompleks yang tinggi, sehingga membuat energi tidak sekaligus terlepas, melainkan secara bertahap. Ubi jalar juga mengandung vitamin C tinggi berguna untuk merawat elastisitas kulit, serta vitamin A dan beta carotene dari warna ungu, oranye dan merah ubi untuk melindungi paru dan mencegah kanker paru dan kanker mulut. Kandungan gizi per 100 gram masing-masing ubi jalar adalah sebagai berikut (Suprapti, 2003)
SumberKalori (kal)Protein (g) Lemak (g)Karbohidrat (g)Ca (mg)Fosfor (mg)Fe (mg)Fit A (SI)Fit C (mg)
Ubi Putih123,01,800,7027,9030,033,049,060,022,0
Ubi Merah123,01,800,7027,9030,030,049,07.700,022,0
Ubi Kuning126,01,100,4032,3057,026,052,0900,035,0

Ubi jalar merupakan makanan yang memiliki rasa manis yang bebas lemak (indeks glikemiknya rendah), sehingga cocok bagi penderita diabetes karena dapat mengontrol kadar gula darah. Selain itu, juga mengandung vitamin B6 yang dapat mencegah sertangan jantung dan kalium yang berfungsi menstabilkan tekanan darah dan dapat mengurangi stres. Serat tinggi dan kandungan zat besi, folat, tembaga, dan mangan pun ada pada ubi jalar

2. Singkong/Ubi Kayu (ketela pohon)

Image result for gambar singkong
https://www.google.co.id/search?q=gambar+singkong&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=AZzmthKhLADYiM%253A%252CZVPpk1NRIx39jM%252C_&usg=__GODXKnhiTf_S4taWA7sXCRvmIz4%3D&sa=X&ved=2ahUKEwjQ95fBjsTcAhUUf30KHbaiBNIQ9QEwAXoECAYQBg#imgrc=AVbqVJEdUeAq_M:

Singkong/ubi kayu merupakan tanaman perdu dengan akar tunggang dan sejumlah akar cabang yang membesar menjadi umbi akar. Singkong yang dimakan bagian dalam umbinya yang berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi singkong sering dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok karena mengandung banyak karbohidrat, namun miskin protein. Kandungan gizi singkong per 100 gram meliputi:
SumberKalori (kal)Protein (g) Lemak (g)Karbohidrat (g)Ca (mg)Fosfor (mg)Fe (mg)Fit B1 (mg)Fit C (mg)
Singkong121,01,200,3034,0033,040,00.700,0130,0

Sementara daunnya sumber zat besi yang sangat berguna dalam pembentukan sel-sel darah merah, maka daun singkong yang masih muda dimakan sebagai lalap atau dibuat sayur daun singkong. Daun singkong mengandung Protein 6.8 gram, Kalsium 165 mg, Fosfor 54 mg, Besi 2.0 mg, Vitamin A 11000 IU, dan Vitamin C 275 mg.

Tanaman singkong mulai dari daun, umbi dan kulit batang memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, amilum, enzim, gliosida dan kalium oksalat. Menurut pakar tanaman obat, singkong memiliki efek farmakologis sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah nafsu makan. Sejak jaman dahulu tanaman singkong dijadikan sebagai tanaman obat alternatif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit. Manfaat umbi singkong antara lain untuk:
  • Melancarkan pencernaan karena singkong banyak mengandung serat yang tidak larut dalam air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar serta mampu menyerap dan membuang toksin dalam usus.
  • Obat luka bernanah dan terbakar. Caranya batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang luka yang sakit/nanah. Sebagai obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.
  • Obat panas dalam, dengan cara diparut terlebih dahulu dan diambil air perasannya. Air perasan umbi singkong terbukti mengandung getah dan tepung maka bisa dipakai untuk obat maag dan panas dalam. 
  • Diet rendah kalori karena singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama.

3. Talas

Image result for gambar talas

https://www.google.co.id/search?q=gambar+talas&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=LQcdVcJ5MB3DNM%253A%252ChSIIzJIBWWRHiM%252C_&usg=__ybaVW3siJj82qfZYBQP38juSWaw%3D&sa=X&ved=2ahUKEwjEl6Wdj8TcAhVSVisKHV_-DQsQ9QEwAHoECAUQBA#imgrc=LQcdVcJ5MB3DNM:
Biasanya masyarakat kita mengonsumsi talas hanya untuk camilan. Namun dibeberapa daerah di Indonesia dan di sejumlah daerah tropis, umbi talas ini dijadikan sebagai makanan pokok. Karena umbi talas sebagai sumber karbohidrat pengganti beras yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Kandungan gizi talas per 100 gram bagian adalah sebagai berikut.

SumberKalori (kal)Protein (g) Lemak (g)Karbohidrat (g)Ca (mg)Fosfor (mg)Fe (mg)Fit B1 (mg)Fit C (mg)
Talas120,01,500,3028,2031,067,00.700,052,0

Salah satu daerah yang makanan pokoknya umbi talas adalah kabupaten Sorong, Papua. Talas merupakan tumbuhan yang 90% bagiannya dapat dimanfaatkan. Bagian tanaman talas yang dapat dimakan yaitu umbi, tunas muda dan tangkai daun. Sedangkan pelepah dan daun talas dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat, maupun pembungkus makanan. Bagian yang tidak dapat dimakan hanyalah akarakar serabutnya.

Dalam talas terdapat kandungan gizi karbohidrat yang tinggi pada umbinya, mengandung rendah lemak, dan protein. Kandungan protein pada daun talas lebih tinggi dari umbinya. Selain itu, dalam umbi talas juga mengandung vitamin, diantaranya vitamin C, vitamin E, vitamin B6, dan betakaroten (nutrisi setara vitamin A), serta terdapat kandungan serat yang cukup baik. Talas juga mengandung beberapa unsur mineral.

Adanya berbagai macam kandungan gizi pada talas, membuatnya memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan manusia, antara lain:
  • Kandungan serat cukup baik untuk memperlancar kerja pencernaan. Apabila dibuat bubur talas dapat dikonsumsi sebagai makanan bayi dengan tingkat alergi yang rendah dan melancarkan pencernaan.
  • Mengonsumsi talas rebus tanpa tambahan apapun menjaga kolestrol darah tetap rendah, mencegah resiko gangguan jantung dan tekanan darah tinggi, karena setiap cangkir talas mengandung potasium, mangan dan kalium yang manusia butuhkan.
  • Secangkir talas mengandung vitamin C yang cukup baik untuk memperkuat pertahanan tubuh, vitamin B6 membantu menjaga imunitas tubuh, dan vitamin E menurunkan resiko terkena serangan jantung.
  • Kandungan betakaroten pada talas bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, kulit, dan meningkatkan fertilitas.
  • Kebutuhan beragam mineral dapat terpenuhi dengan satu cangkir talas, karena mengandung magnesium, fosfat dan tembaga yang dibutuhkan manusia setiap hari.

4. Kentang
Image result for gambar kentang


https://www.google.co.id/search?tbm=isch&sa=1&ei=l5ldW_jnIprb9QPmgJaQBw&q=gambar+kentang&oq=gambar+kentang&gs_l=img.3..0l6j0i30k1l4.3502.9266.0.10466.38.19.3.2.2.0.137.1180.14j3.17.0....0...1c.1.64.img..23.14.737.0..35i39k1.0.T1ZRaxTI6-U#imgrc=r4ZMJ6wX2UGX9M:
Kentang adalah salah satu tanaman tahunan yang paling banyak ditanam diseluruh dunia. Ia merupakan tanaman semusim cocok ditanam di dataran tinggi yang dimanfaatkan untuk dimakan umbi batangnya. Penduduk Eropa dan Amerika Serikat memanfaatkan kentang sebagai makanan pokok, namun sekarang banyak orang yang memanfaatkan kentang sebagai makanan alternatif untuk program diet.

Hal ini dikarenakan kentang kaya akan nutrisi, merupakan sumber karbohidrat dengan kandungan tepung dan gula yang tinggi, vitamin dan serat. Kentang memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan nasi, karena memiliki kandungan protein dan mineral yang lebih lengkap. Nilai nutrisi kentang per 100gram adalah sebagai berikut.
SumberKalori (kkal)Protein (g) Lemak (g)Karbohidrat (g)Ca (mg)Fosfor (mg)Fe (mg)Fit B1 (mg)Fit C (mg)
Kentang70,01,890,1015,9010,061,00.730,08111,4
Kentang, apabila dikonsumsi dengan kulitnya (dibersihkan dengan benar), masuk dalam kategori karbohidrat kompleks. Selain itu kentang merupakan sumber terbaik dalam pembentukan zat besi dalam darah. Menjamin sistem ketahanan badan, karena kandungan vitamin serta kalsium yang tinggi. Dengan banyaknya kandungan gizi maka kentang juga memiliki banyak manfaat, antara lain:
  • Kesehatan sistem pencernaan karena mengandung serat yang cukup tinggi.
  • Melawan penyakit, seperti penyakit jantung, gangguan saraf, tumor dan dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat dan kanker rahim. Kentang segar dengan kulitnya kaya antioksidan dari vitamin C.
  • Baik untuk kesehatan kulit wajah dengan membalurkan parutan kentang di wajah dapat membuat kulit wajah bersinar dan mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata.
  • Mengurangi kadar kolestrol, karena kalorinya rendah.
  • Baik untuk perkembangan otak karena adanya zat besi dan tembaga. Dapat menghilangkan stress pikiran karena kandungan vitamin B6.

http://www.mikirbae.com/2015/06/jenis-umbi-dan-manfaatnya.html