• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Wednesday, March 27, 2019

kerajinan sisik ikan

KERAJINAN SISIK IKAN

Perairan Indonesia sangat kaya akan hasil lautnya, terutama ikan. Ikan selain dapat dikonsumsi oleh manusia, limbah dari ikan seperti sisik dan tulang ikan, juga dapat bermanfaat sebagai bahan dasar kerajinan. Di daerah pesisir pantai banyak para nelayan yang menjual ikan dan mengolahnya di tempat pelelangan ikan. Limbah sisik ikan banyak dijumpai di sana. Tidak banyak yang memahami bahwa sisik ikan dapat didaur ulang. Limbah dari sisik ikan itu bisa menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis tinggi jika dapat mengolahnya.

Setiap ikan menghasilkan sisik yang berbeda ukuran dan ketebalannya. Sisik ikan kakap lebih sering dapat digunakan sebagai produk kerajinan karena sisiknya ini lebih terliat kokoh, tebal, dan besar dibanding sisik ikan mas atau mujair. Namun sisik-sisik jenis ikan selain kakap ini pun dapat diolah, tentunya disesuaikan dengan rancangan agar lebih tepat guna. Tapi tidak menutup kemungkinan ikan kecil tidak bisa digunakan untuk membuat perhiasan. Sebagai variasi, kita tentu membutuhkan ukuran sisik yang kecil untuk mempercantik aksesori

Berikut ini adalah cara mengolah sisik-sisik ikan agar dapat dipakai menjadi bahan baku produk kerajinan, yaitu;
  1. Cucilah sisik-sisik ikan untuk mengilangkan lendir, kemudian direndam selama 2 jam dengan air detergen dan bilaslah dengan air bersih selama 3 kali hingga benar-benar bersih dari detergen.
  2. Rendam kembali sisik-sisik ikan dengan campuran air jeruk nipis dan air selama 2 jam, agar bau amisnya dapat hilang.
  3. Tiriskan sisik ikan pada saringan aluminium kurang lebih 30 menit dan usahakan tidak terkena sinar matahari, setelah air berkurang pisahkan sisik ikan sesuai ukuran dan ketebalan .
  4. Memberi warna pada sisik-sisik ikan diperlukan kehati-hatian. Rebuslah air hingga hangat dengan ditambahkan larutan benzoat sebagai pengawet. 
  5. Masukkan pewarna wantex atau cat tekstil pada panci aduk-aduk supaya tercampur merata dan masukkan pula sisik-sisik ikannya. Aduk-aduk sisik ikan secara perlahan kurang lebih 10 menit. Perlu diperhatikan jangan sampai air menjadi mendidih, jika air terlalu panas sisik ikan biasanya akan lengket dan saling menempel antara satu dengan yang lainnya.
  6. Angkat panci dari atas kompor dan biarkan sisik ikan tetap dalam panci kurang lebih 20 menit agar warna benar-benar meresap ke dalam sisik ikan. 
  7. Tiriskan sisik-sisik ikan di atas saringan aluminium untuk mengurangi warna yang berlebihan pada sisik. Bilas sisik menggunakan air bersih agar sisa pewarna yang masih terbawa menjadi luruh. 
  8. Keringkan sisik ikan dengan cara diangin-anginkan sehingga tidak ada lagi air yang menempel, Pada saat diangink-anginkan jangan sampai terkena sinar matahari agar permukaan tidak melengkung.

Untuk menghindari lengkungan pada permukaan sisik ikan, sebaiknya sisik ikan tidak terkena panas atau matahari secara langsung karena bisa membuat sisik ikan melengkung dan sulit untuk dibentuk. Penyimpanan bahan sisik ini juga perlu diperhatikan. Jika tidak digunakan, simpan sisik-sisik ini ke dalam kotak yang kering dan bersih. Jika sisik ikan sudah mulai mengeras, lakukan perendaman terlebih dahulu sebelum dirangkai untuk membuat. aksesori. Perendaman ini biasanya dilakukan dengan menggunakan air dingin selama sekitar satu jam. Setelah agak lemas, sisik ikan baru bisa dibentuk sesuai selera. 

Bahan dan Alat Pembuatan Kerajinan dari Limbah Sisik Ikan :
Bahan dan alat yang digunakan dalam embuatan kerajinan dari sisik ikan sangat sederhana. Bahan dan alat pembuatan kerajinan dari limbah sisik ikan;
  1. Sisik ikan kakap
  2. Vernis digunakan untuk finishing agar hasil kerajinan tampak menkilap.
  3. Jeruk  nipis untuk menghilangkan bau amis saat perendaman.
  4. Tang digunakan untuk memotong kawat, misalnya saat membuat tangkai bunga.
  5. Pewarna (wantek) digunakan saat pewarnaan sisik ikan, 
  6. Benzoat sebagai bahan pengawet sisik ikan 
  7. Pensil atau spidol digunakan untuk membuat desain aksesori yang akan dibuat.
  8. Kuas digunakan untuk mengoleskan vernis di atas permukaan sisik ikan agar tampak lebih mengkilat.
  9. Saringan aluminium digunakan untuk meniriskan sisik ikan yang sudah direndam.
  10. Lem tembak digunakan untuk melekatkan sisik ikan pada media pembuatan aksesori.
  11. Gunting digunakan untuk membentuk sisik ikan agar dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan.
  12. Aksesoris untuk melengkapi kerajinan yang akan kita buat.
  13. Panci digunakan untuk merebus sisik ikan

Proses pembuatan kerajinan dari limbah sisik ikan:
Proses pembuatan kerajinan aksesori dari bahan sisik ikan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
  1. Buatlah desain aksesori yang akan dibuat pada kertas terlebih dahulu, misalnya saja aksesori berupa bunga yang nantinya akan dijadikan bros.
  2. Bahan dasar bros biasanya terbuat dari palstik ataupun logam yang dapat kita beli di toko
  3. Ambil gunting dan gunting sisik ikan dengan pola dan motif sesuai dengan yang kita inginkan.
  4. Tempel sisik ikan yang sudah berpola dengan lem tembak satu per satu pada media pembuatan bros tersebut.
  5. Letakkan peniti di tempat yang tepat kemudian tempalkan dengan lem tembak
  6. Semprot kerajinan tangan dengan cat clear/vernis secara merata agar hasilnya lebih mengkilat.
  7. Biarkan sampai clear kering.

Produk Kerajinan dari bahan limbah sisik ikan :
kerajinan sisik ikan
Limbah sisik ikan bisa dijadikan sebagai bahan utama pembuatan aksesori seperti; anting-anting, cincin, kalung, bros, dan gelang. Hasilnya lebih terlihat unik, artistik, dan menarik. Namun dapat pula dikembangkan menjadi bentuk-bentuk penghias kartu atau wadah serbaguna juga miniatur hewan bersisik seperti naga atau bentuk lainnya. Dibutuhkan keuletan dan kreatifitas untuk memunculkan gagasan baru. Perbanyaklah mengamati bentuk agar dihasilkan karya yang inovatif.

kerajinan cangkang kerang

kerajinan cangkang kerang

Perairan Indonesia sangat luas dan banyak, banyak pula kerang yang hidup di dalamnya dan beraneka ragam pula bentuknya. Kita harus bersyukur atas keindahan alam Indonesia yang kita miliki. Bahasa latin kerang yaitu molusca, yaitu hewan air yang bertubuh lunak yang memiliki cangkang. Pengertian umumnya adalah semua moluska lengkap dengan sepasang cangkangnya. Semua kerang-kerangan memiliki sepasang cangkang yang biasanya simetri. Kerang-kerangan yang dipakai pada kerajinan adalah cangkangnya. Jenis kerang-kerangan yang biasa terdampar di pantai, bukan yang dibudidayakan untuk konsumsi pangan seperti kerang darah dan kerang hijau.
Cangkang kerang terbagi dua yaitu cangkang kerang betina dan jantan. Cangkang yang dijadikan bahan dasar tersebut memiliki tekstur unik untuk dibentuk berbagai pola. Pola-pola tersebut disusun menjadi kerajinan tangan yang unik. Jika di daerah perkotaan atau pinggir kota, limbah cangkang kerang banyak dijumpai pada restoran sea food, pasti kita dapat menemui jenis kerang laut yang menjadi limbah. Kerang dimanfaatkan dagingnya saja sedangkan kulitnya belum banyak dimanfaatkan.

Kulit kerang memang memenuhi tempat sampah, karena ukuran daging kerang yang kecil membuat limbah dari cangkang kerang ini menjadi menumpuk dan tidak sedap dipandang. Banyak orang sudah memanfaatkan kerang ini sebagai karya kerajinan. Turis mancanegara pun banyak yang menyukai karya kerajinan dari cangkang kerang produksi pengrajin Indonesia.

Pemanfaatan cangkang kerang sebagai bahan kerajinan selain menambah nilai ekonomis juga sekaligus untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dengan memanfaatkan cangkang kerang yang biasanya menjadi limbah, dan apabila dibiarkan begitu saja akan berdampak buruk pada lingkungan sekitar. Pemanfaatan cangkang kerang dapat mengurangi resiko pencemaran lingkungan.

Dahulu cangkang kerang dibuat produk mainan anak, anak-anak sangat senang menggunakan mainan dari kerang yang berbentuk aneka hewan lucu dengan pembuatan teknik tempel. Namun berkembangnya teknologi, kerang tidak hanya dibuat dengan cara disusun dan ditempel tetapi juga dibor bahkan dipadukan dengan bahan logam. Dengan kreativitas dan inovasi dengan cangkang kerang dapat dihasilkan kerajinan yang luar biasa indah dan unik.

Proses Pengolahan Kerang
Adapun proses pengolahan cangkang kerang setelah diambil dari pantai adalah :
  1. Cangkang kerang dipilah-pilah sesuai ukuran dan bentuknya.
  2. Dicuci dengan menggunakan air mengalir dan direndam dalam larutan natrium soda, agar sisa-sisa daging kerang dan kotoran, serta bau yang ada di dalam cangkang kerang dapat larut.
  3. Dikeringkan dengan pengering, tidak menggunakan sinar matahari langsung, agar kualitas kerang tetap terjaga baik.
  4. Persiapan bahan baku cangkang kerang dengan cara dikikir, diamplas, ataupun dipotong sesuai kebutuhan.
  5. Cangkang kerang siap dibuat produk kerajinan sesuai desain yang telah dibuat

Bahan dan Alat
Bahan dan alat yang digunakan untuk pembuatan kerajinan cangkang kerang antara lain sebagai berikut.
  1. Kulit kerang laut yang sudah diolah terlebih dahulu dan sudah siap digunakan.
  2. Amplas dan kikir digunakan untuk menghaluskan permukaan kerang,
  3. Lem tembak digunakan untuk menyatukan kerang dengan media pembuatan kerajinan kerang.
  4. Aksesori digunakan untuk melengkapi karya kerajinan yang akan kita buat.
  5. Bor listrik digunakan untuk membuat lubang yang dibutuhkan dalam pembuatan kerajinan kerang.

Proses Pembuatan Gantungan Kunci dari limbah kerang

  1. Kerang dicuci bersih,setelah itu dijemur.
  2. Kerang disusun dan dilem satu persatu
  3. Kerang disusun menjadi boneka
  4. Boneka diberi mata dan aksesoris lainnya
  5. Bagian atas kerang diberi lubang untuk memasukkan gantungan kunci

Hasil Kerajinan Cangkang Kerang
Hasil kerajinan dari limbah cangkang kerang adalah kerajinan yang unik dan disukai banyak orang. Cangkang kerang yang berukuran kecil dan pipih dapat dibuat sebagai pelapis tempat sabun, penghias frame foto atau cermin, kap lampu, kotak perhiasan, aneka lampu, dan sebagainya. Sedangkan kerang-kerang yang berukuran sedang dapat dijadikan sebagai tirai, replika hewan, bunga, miniatur bangunan, dan masih banyak lagi

sumber : http://www.mikirbae.com/2015/05/produk-kerajinan-limbah-cangkang-kerang.html

pengolahan bahan limbah kertas

PENGOLAHAN



Produk kerajinan dari bahan limbah keras yang dimaksud adalah limbah keras organik dan anorganik. Banyak orang yang sudah memanfaatkan limbah keras ini sebagai produk kerajinan. Teknik pembuatannya pun bervariasi. Temuan-temuan desain produk kerajinan dari limbah keras selalu bertambah dari waktu ke waktu. Ini dikarenakan semakin banyak orang yang telah menaruh perhatian terhadap pemanfaatan limbah keras sebagai produk kerajinan.

Pembuatan produk kerajinan di setiap wilayah tentunya berbeda dengan wilayah lainnya. Dari daerah manakah kamu berasal? Setiap daerah memiliki ciri khas kerajinan yang menjadi unggulan daerahnya. Hal ini tentu dikarenakan sumber daya limbah keras dari masing-masing daerah berbeda. Limbah anorganik memiliki kecenderungan dihasilkan oleh kawasan industri dan domestik (rumah tangga). Misalnya di wilayah industri limbah keras yang ada umumnya berupa puing-puing logam dan pecahan kaca.

Sementara limbah keras dari rumah tangga umumnya berupa plastik dan tulang-belulang limbah pangan dari hewani. 

Proses pengolahan masing-masing bahan limbah keras secara umum sama. Pengolahan dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin. Di bawah ini proses pengolahan sederhana yang dapat dilakukan untuk bahan limbah keras.

Proses pengolahan sederhana yang dapat dilakukan untuk bahan limbah keras

1. Pemilahan bahan limbah Seleksi bahan limbah keras perlu dilakukan sebelum proses produksi.
2. Pembersihan limbah Keadaan limbah keras biasanya tidak cukup bersih. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencucian dengan menggunakan detergen agar zat bekas makanan atau minuman dapat larut dan limbah keras menjadi bersih.
3. Pengeringan Pengeringan dilakukan secara konvensional yaitu menggunakan sinar matahari langsung atau dapat juga secara langsung dengan dibersihkan menggunakan lap kering.
4. Pewarnaan Pewarnaan pada limbah keras dapat dilakukan dengan cara disemprot atau dikuas dengan cat.
5. Pengeringan setelah pewarnaan Setelah diberi warna, bahan limbah harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung atau diangin-anginkan.
6. Penghalusan bahan agar siap pakai Bahan limbah yang sudah kering dapat difinishing agar mudah diproses menjadi karya. Proses finishing juga berbagai macam caranya, seperti dipotong, ditempa, dilem, digerinda, dan diamplas.

sumber : http://kerajinanprakarya.blogspot.com/2018/01/pengolahan-bahan-limbah-keras.html

jenis dan karakteristik kerajinan baahan limbah keras

JENIS DAN KARAKTERISTIK

Limbah keras yang digunakan sebagai bahan dasar kerajinan dapat dibedakan menjadi dua jenis sebagai berikut.

1. Limbah Keras Organik   Limbah yang terdiri atas kandungan bahan yang pejal, solid, kuat dan tidak mudah berubah bentuk, berasal dari sumber daya alam daratan dan lautan. Contohnya cangkang kerang laut, sisik ikan keras, tulang ikan, tulang hewan berkaki empat (sapi, kerbau, kambing), tempurung kelapa, dan potongan kayu. Hampir semua limbah keras organik dapat dimanfaatkan kembali sebagai produk kerajinan, tetapi diperlukan peralatan yang cu kup kuat untuk membantu dalam pengerjaannya.


Jenis dan Karakteristik Bahan Limbah Keras
2. Limbah Keras Anorganik   Limbah yang terdiri atas kandungan bahan yang kuat dan tidak mudah dihancurkan dengan alat biasa, melainkan harus menggunakan teknologi tertentu seperti pemanasan, pembakaran, dan penghancuran. Contohnya pelat-pelat dari logam, pecah-pecahan keramik, pecahan kaca, wadah/botol plastik, dan kaleng. Meskipun begitu, tidak semua limbah keras dapat diolah kembali menjadi karya kerajinan karena keterbatasan alat dan teknologi.

Limbah keras dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Proses recycle yaitu mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan dapat membantu menyelesaikan masalah lingkungan tersebut. Mulailah dari sekarang, untuk hidup yang lebih baik! Lakukanlah pengamatan terhadap gambar beberapa produk kerajinan dari limbah keras yang ada di lingkunganmu.

sumber: http://kerajinanprakarya.blogspot.com/2018/01/jenis-dan-karakteristik-bahan-limbah.html

prinsip kerajinan bahan limbah keras

PRINSIP KERAJINAN

Pengolahan limbah keras maupun organik memiliki prinsip yang sama yaitu dengan sistem 3R yaitu reduce, reuse, dan recycle. Bacalah kembali bagian terdahulu agar dapat memahaminya kembali. Upaya melakukan recycle (mendaur ulang limbah keras menjadi karya kerajinan tangan) berarti sudah dapat mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Reduce, reuse, dan recycle dalam proses pembuatan produk kerajinan harus selalu dijalankan. Tindakan dapat meminimalisir sampah yang dihasilkan dalam proses produksi kerajinan.
Penggunaan bahan limbah keras untuk dirancang menjadi sebuah  produk kerajinan tidaklah mudah. Kita harus memiliki motivasi yang besar  dalam proses kreatif dan mengatasi masalah limbah di lingkungan, sehingga    tidak sulit untuk melahirkan rancangan yang besar.  Kita perlu mengetahui dan memahami prinsip dasar yang membangun kesadaran bahwa mend esain bahan limbah keras merupakan proses menata ulang kebermanfaatan dari sebuah produk yang telah hilang nilai gunanya. Seperti yang telah d iuraikan pada bab terdahulu bahwa seharusnya sebuah rancangan  bersifat berkelanjutan (sustainable design), tidak hanya cukup secara ekonomi saja, tetapi harus mengintegrasikan isu-isu lingkungan, sosial, dan budaya ke dalam produk. Hal tersebut agar desain lebih dapat bertanggung jawab dalam menjawab tantangan dalam masyarakat global. Begitu juga seorang desainer produk harus memahami pentingnya pe mahaman ini.
Proses kreatif akan ditemukan saat seseorang telah memperoleh daya serap, imajinasi melalui pengetahuan terhadap materi bahan, alat dan proses yang akan ditekuninya. Pengetahuan bahan limbah keras, penggunaan alat dan kemampuan keteknikan dalam bertukang akan melahirkansebuah proses kreatif itu sendiri. Jadi, kreativitas harus diupayakan tercipta dengan banyak langkah. Setelah kreativitas muncul maka akan melahirkan produk.

Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama 3R, yaitu:
1.    Mengurangi (Reduce) Meminimalisir barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.
2. Menggunakan kembali (Reuse) Pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai, lalu buang.
3.   Mendaur ulang (Recycle) Barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Tidak semua barang bisa didaur ulang, tetapi saat ini sudah banyak industri kecil dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain contohnya kerajinan.
Upaya melaksanakan mendaur ulang limbah (Recycle) menjadi karya kerajinan tangan, berarti sudah dapat mengatasi masalah lingkungan yang mengganggu kehidupan. Selain itu dapat pula dimanfaatkan sebagai wadah penyaluran hobi keterampilan, kreatifitas, dan menumbuhkan jiwa wirausaha.



Sumber : Prakarya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- . Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
http://syafeiski.blogspot.com/2018/01/prinsip-kerajinan-bahan-limbah-keras.html

Sunday, February 10, 2019

moster dari plastisin 2

KERAJINAN DARI PLASTISIN
Kelompok 5 kelas 8A
Nama anggota :
  1. Maya Olivia (09)
  2. Ninda Pritasari (14)
  3. Viviyana Satya Ningrum (23)



Pembuatan kerajinan dari plastisin:
Tema : zoombie

Alat dan bahan:
  1. Plastisin dan fun doh
  2. Penggaris
  3. Kertas karton
  4. Pewarna (pastel)
sumber: ninda16.blogspot.com

Sunday, January 27, 2019

moster dari plastisin

Anggota kelompok: (kelas 8A)

  • Maya Olivia (09)
  • Ninda Pritasari (14)
  • Viviyana Satya Ningrum (23)
Hasil gambar untuk kerajinan dari plastisin plant zombie



Rancangan pembuatan kerajinan dari plastisin:
Tema: zoombie

Alat dan bahan:
  1. plastisin dan fun doh
  2. penggaris
  3. karton  
modal : RP 20.000

sumber : amayalivia.blogspot.com

Sunday, January 13, 2019

burger dari plastisin


https://id.images.search.yahoo.com/yhs/search;

Bahan:

  • plastisin 
Modal:
  • Rp 10.000 

Contoh proyek kerajinan bahan lunak

Berikut ini merupakan contoh produk kerajinan bahan lunak:
1. Kerajinan Tanah Liat
Contoh produk kerajinan yang pertama yaitu kerajinan tanah liat merupakan kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat. Kerajinan tanah liat juga sering disebut sebagai kerajinan keramik. Apa itu kerajinan keramik ?. Kerajinan keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa seperti dipijit, busir, pilin, pembakaran, dan glasir sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contoh kerajinan tanah liat diantaranya : gerabah, vas bunga, guci, pring, kendil, cobek, dan sebagainya. Berikut contoh kerajinan gerabah dan keramik.
Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak
Kerajinan Tanah Liat
2. Kerajinan Serat Alam
Contoh produk kerajinan yang kedua yaitu kerajinan serat alam merupakan  karya kerajinan yang menggunakan bahan baku serat alam dengan teknik pembuatan kerajinan sebagian besar dibuat dengan cara menganyam. Kerajinan dari serat alam bisa dibuat barang atau benda pakai, juga bisa benda hias yang indah. Bahan-bahan serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas, topi, dompet, alas meja, tempat lampu, Figura, dan kerajinan dinding. Beriktu contoh karya kerajinan dari serat alam.
Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak
Kerajinan Serat Alam
3. Kerajinan Kulit
Contoh produk kerajinan yang ketiga yaitu kerajinan kulit merupakan karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah disamak, kulit mentah atau kulit sintetis. Karya kerajian dari kulit diproses menggunakan teknik ukir dan jahit. Hewan apa saja yang kulitnya bisa buat kerajian ?. Pertanyaan yang bagus kulit hewan yang biasanya di pakai untuk kerajinan biasanya hewan sapi, kambing, kerbau, dan buaya dapat dijadikan sebagai bahan dasar kerajinan.
Dari hewan yang tadi kulitnya lebih tebal dan tidak rusak saat diukir, dan memiliki kualitas yang lebih bagus dari pada hewan yang lain. Contoh kerajinan dari bahan kulit, misalnya tas, sepatu, wayang, dompet, jaket. Karya kerajinan dari kulit biasanya dijual dengan harga yang tinggi karena bahan baku yang semakin sulit dicari.
Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak
Kerajinan Kulit
4. Kerajinan Gips
Contoh produk kerajinan yang keempat yaitu kerajian gips merupakan karya kerajinan yang menggunakan bahan baku gips. Apa itu gips ?. Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Kandungan gips terdiri atas jenis zat hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti : karbonat, borat, nitrat, dan sulfat yang dapat terlepas sehingga gips dalam proses pengerasan akan terasa panas. Proses harus dicairkan dahulu jika ingin bentuk seperti yang diinginkan, dan harus dibuat cetakan. Jika akan diproduksi dalam jumlah banyak, harus dibuat model terlebih dahulu.
Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembutan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Contoh kerajinan gips, misalnya hiasan dinding dan mainan. Kerajinan gips yang sering dibuat biasanya berupa benda hias yang indah.
Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak
Kerajinan Gips
5. Kerajinan Lilin
Contoh produk kerajinan yang kelima yaitu kerajinan lilin merupakan karya kerajinan dari bahan dasar lilin. Pembuatan kerajinan bahan dasar lilin cukup sederhana dan mudah, dapat di lalukan oleh semua orang. Bagaimana cara pembuatannya katanya mudah ?. Jika kita ingin mengubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, tentunya perlu pencairan dengan proses pemanasan diatas api atau kompor. Setelah mencair tinggal di cetak menggunakan tempat cetak yang kita inginkan. Kerajinan lilin teknik pembuatanya biasanya dengan teknik ukir dan teknik cetak. Berikut contoh kerajinan dari lilin.


6. Kerajinan Sabun
Contoh produk kerajinan yang selanjutnya yaitu kerajinan sabun merupakan karya kerajinan dai bahan dasar sabun batangan. Kerajinan dari sabun sangat unik. Sabun dapat diolah dengan dua cara. Pertama: mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti binatang, buah, dan flora ukiran. Kedua dengan cara membentuk sabun. Sabun diparut hingga menjadi bubuk, selanjutnya dicampur dengan sagu dan sedikit air, lalu buat adonan baru dari bahan tadi, terakhit bentuk seperti membuat bentuk dari plastisin. Kerajinan sabun yang sering dibuat biasanya berupa benda dias yang indah. Berikut contoh produk kerajinan dari bahan sabun.
Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak
Kerajinan Lilin, Kerajinan Sabun, dan Kerajinan Bubur Kertas
7. Kerajinan Bubur Kertas
Contoh produk kerajinan yang terakhir yaitu kerajinan bubur kertas karya kerajinan yang proses pembuatnya mudah dan tidak memerukan banyak uang. Dari sisa-sisa kertas dapat dimanfaatkan untuk beraneka ragam karya kerajinan. Salah satu alternatif pemanfaatan sisa-sisa kertas adalah dibuat bubur kertas yang diproses sedemikian rupa sehingga menjadi kerajinan yang bernilai jual. Kerajinan bubur kertas sangat efektif untuk mengurangi sampah yang berupa kertas yang tidak terpakai. Diatas contoh karya kerajinan dari bubur kertas.




sumber:https://xiia52017garyhansjoshua.wordpress.com/contoh-produk-kerajinan-bahan-lunak/ dan ooktaviojalu.blogspot.com

Kemasan produk kerajinan bahan lunak

MACAM-MACAM PENGEMASAN PRODUK KERAJINAN DARI BAHAN LUNAK

Kemasan dapat diartikan sebagai wadah atau pembungkus yang berguna mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakankerusakan pada bahan yang dikemas atau yang dibungkusnya.

Tujuan pengemasan karya kerajinan, antara lain seperti berikut.

• Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan.
• Kemasan melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen.
• Kemasan dapat mendukung program pemasaran.
Melalui kemasan, identifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing.
• Kemasan merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus membuat kemasan semenarik mungkin.

Manfaat pengemasan karya kerajinan, antara lain sebagai berikut.

• Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik, dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca.
• Kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan membedakan produknya (ciri pembeda produk).
• Kemasan yang menarik dapat memikat dan menarik perhatian konsumen (menambah daya tarik produk).
• Kemasan dapat menambah nilai jual produk.

Jenis bahan kemasan karya kerajinan, antara lain sebagai berikut.

1.      Kemasan Kertas

produk kemasan kertas


Kemasan kertas merupakan kemasan fleksibel yangpertama sebelum ditemukannya plastik dan aluminium foil. Saat ini kemasan kertas masih banyak digunakan dan mampu bersaing dengan kemasan lain seperti plastik dan logam karena harganya yang murah, mudah diperoleh, dan penggunaannya yang luas. Kelemahan kemasan kertas untuk mengemas adalah
sifanya yang sensitif terhadap air dan mudah dipengaruhi oleh kelembaban udara lingkungan. Berikut  contoh kemasan dari bahan kertas.

2. Kemasan Kayu

Kayu merupakan bahan pengemas tertua yang diketahui oleh manusia dan secara tradisional digunakan untuk mengemas berbagai macam produk padat seperti barang antik dan emas, keramik, dan kain. Kayu adalah bahan baku dalam pembuatan palet, peti atau kotak kayu di negara-negara yang mempunyai sumber kayu alam dalam jumlah banyak. Tetapi saat ini penyediaan kayu untuk pembuatan kemasan juga banyak menimbulkan masalah karena makin langkanya hutan penghasil kayu. Desain kemasan kayu bergantung pada sifat dan berat produk, konstruksi kemasan, bahan kemasan, dan kekuatan kemasan, dimensi kemasan, metode dan kekuatan.

produk kemasan kayu


Penggunaan kemasan kayu baik berupa peti, tong kayu atau palet sangat umum di dalam transportasi berbagai komoditas dalam perdagangan internasional. Pengiriman produk kerajinan seperti keramik sering dibungkus dengan peti kayu agar dapat melindungi keramik dari risiko pecah. Kemasan kayu umumnya digunakan sebagai kemasan tersier untuk melindungi kemasan lain yang ada di dalamnya. Dalam mendesain kemasan kayu, diperlukan proses alternatif dan bahan-bahan teknik yang tepat untuk membuat kemasan yang lebih ekonomis.

3. Kemasan Plastik

produk kemasan plastik


Kemasan yang paling banyak kita temui adalah kemasan plastik. Beberapa jenis kemasan plastik yang dikenal adalah polietilen, polipropilen, poliester, nilon, danvinil film. Enam puluh persen penjualan plastik yang ada di dunia menggunakan kemasan plastik polistiren, polipropilen, polivinil klorida, dan akrilik. Produk kerajinan banyak menggunakan kemasan plastik jenis akrilik. Akrilik adalah namakristal termoplastik yang jernih dengan nama dagang Lucie, Barex dan Plexiglas.

Beberapa sifat akrilikadalah kaku dan transparan, penahan yang baik terhadap oksigen dan cahaya, titik leburnya rendah. Akrilik banyak digunakan sebagai bahan pelapis untuk bahan keras, dan dahulu digunakan untuk gigi palsu dan kacamata. Berikut contoh kemasan dari bahan plastik. Produk karya kerajinan yang siap dipasarkan sebaiknya dikemas dengan baik agar terlihat lebih menarik dan terlindung dari kerusakan. Kemasan dibuat dengan memperhatikan jenis bahan dan bentuk produk kerajinannya

 Kemasan untuk produk kerajinan yang terbuat dari bahan alam dapat diberi silica antijamur yang dapat dibeli di toko kimia. Kemasan tidak hanya disiapkan untuk karya kerajinan yang dijual, tetapi juga karya kerajinan yang akan dipamerkan. Bahan untuk kemasan bisa dibuat dari bahan alam, maupun bahan sintetis. Misalnya karya keramik diberi kemasan kotak kayu, aksesori batu diberi wadah kotak dari kardus, perhiasan perak diberi wadah kotak berlapiskan bludru, dan sebagainya.


sumber:http://coretan-berkelas.blogspot.com/2016/01/macam-macam-pengemasan-produk-kerajinan.html?m dad oktaoktaviojalu.blogspot 

Proses produksi kerajinan bahan lunak gips

Kerajinan Gips
Sumber: Pixabay/haidi2002
Gips merupakan bahan mineral yang sifatnya tidak larut air dalam jangka waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Gips mengandung beberapa jenis zat, seperti hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti karbonat, nitrat, sulfat, borat yang terlepas sehingga gips dalam proses pengerasannya akan terasa panas. Untuk membuat benda dengan bentuk yang diinginkan, maka prosesnya harus dicairkan terlebih dahulu dan kemudian dibuat cetakan.
Pembuatan model juga diperlukan jika gips akan diproduksi dalam jumlah yang banyak. Karena umumnya pembuatan gips memerlukan cetakan, maka bahan utama pembuatan cetakannya yaitu silicone rubber. Namun jika ingin membuat yang paling mudah dan tidak sulit dicari bisa menggunakan plastisin atau tanah liat. Umumnya kerajinan dari gips berupa hiasan dinding atau mainan.

sumber:http://berinovasi.com/2017/11/24/macam-macam-kerajinan-bahan-lunak/dan oktaviojalu.blogspot.com